Site Loader

Berikut ini kunci jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 5 SD halaman 119, 120, 122, 123. Buku Tematik Tema 6 untuk SD kelas 5 edisi revisi 2017 ini berjudul Panas dan Perpindahannya. Sementara untuk subtema 2 dalam Buku Tematik ini berjudul Perpindahan Kalor di Sekitar Kita.

Dalam artikel ini, berisi kunci jawaban soal yang ada dalam pembelajaran 5 di halaman 119, 120, 122, dan 123. Kunci jawaban Buku Tematik Tema 6 kelas 5 SD ini ditujukan kepada orang tua atau wali sebagai pedoman dalam mengoreksi hasil belajar anak. Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus terlebih dahulu menjawab soal sendiri.

Setelah itu, gunakan artikel ini untuk mengoreksi hasil pekerjaan siswa. Bagaimana panas matahari dapat sampai ke bumi? Kalor dari panas matahari tidak dapat berpindah secara konduksi, karena udara yang terdapat dalam atmosfer termasuk konduktor yang paling buruk.

Kalor dari matahari pun tidak dapat menghantar secara konveksi karena antara matahari dan bumi terdapat ruang hampa yang tidak menghantarkan kalor. Jadi, kalor dari matahari merambat ke bumi tanpa melalui zat perantara. Proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara dinamakan radiasi. Dapatkah kamu memberikan contoh lainnya perambatan kalor secara radiasi?

Ketika kamu dan temantemanmu pergi berkemah ke pegunungan, udara di pegunungan sangat dingin. Untuk menghangatkan badan, kamu perlu membuat api unggun. Nah, panas dari api unggun tersebut dapat sampai ke tubuhmu tanpa melalui zat perantara. Perpindahan panas seperti ini dikatakan secara radiasi. Pernahkah kamu pergi ke luar rumah pada siang hari yang terik dengan menggunakan baju hitam? Apa yang kamu rasakan?

Ketika kamu keluar rumah pada siang hari yang terik dengan menggunakan baju hitam, badanmu akan terasa panas. Hal ini disebabkan warna hitam merupakan penyerap kalor radiasi yang paling baik. Benda benda berwarna hitam lebih banyak menyerap kalor dan memantulkan sebagian kalor jika dibandingkan dengan benda benda yang berwarna putih dan berkilap.

Sebaliknya, pada malam hari orang yang memakai baju hitam merasa lebih dingin daripada orang yang mengenakan baju putih. Tahukah kamu mengapa hal ini dapat terjadi? Hal tersebut dapat terjadi karena pakaian yang berwarna hitam menyerap kalor yang dikeluarkan tubuh. (Sumber Bacaan : IPA BSE Kelas 4dan 7, 2010, dengan penyesuaian)

Buatlah daftar hal hal penting yang kamu temui pada setiap paragraf di dalam bacaan. Gunakan tabel berikut untuk menuliskannya. Gunakanlah kalimat lengkap dan kata kata baku dengan tepat Hal Hal Penting dari Bacaan Paragraf Pertama:

Kalor dari panas Matahari tidak dapat berpindah secara konduksi karena udara termasuk konduktor yang paling buruk. Kalor dari Matahari tidak dapat menghantar secara konveksi karena antara Matahari dan Bumi terdapat ruang hampa. Kalor dari Matahari merambat ke Bumi tanpa melalui zat perantara. Paragraf Kedua: Proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara dinamakan radiasi. Saat berkemah ke pegunungan untuk menghangatkan badan dengan api unggun, panas dari api unggun berpindah secara radiasi.

Paragraf Ketiga: Saat keluar rumah pada siang hari menggunakan baju hitam badan akan terasa panas. Warna hitam merupakan penyerap kalor radiasi yang paling baik. Pada malam hari orang yang memakai baju hitam merasa lebih dingin daripada orang yang menggunakan baju putih, karena baju yang berwarna hitam menyerap kalor yang dikeluarkan tubuh. Lalu, buatlah sebuah diagram yang menjelaskan isi bacaan di setiap paragraf seperti yang telah dicontohkan pada pembelajaran kedua.

Tentukanlah pokok pikiran dari setiap paragraf dalam bacaan. Buatlah garis dari judul bacaan yang mewakili pokok pikiran dari bacaan ke arah pokok pikiran dari masingmasing paragraf. Berilah keterangan bagaimana isi baca berhubungan dengan pokok pikiran di setiap paragrafnya. Lakukanlah bersama dengan teman sebangkumu! Buatlah diagrammu pada tempat yang disediakan di bawah ini. Perpindahan Kalor secara Radiasi:

Kalor dari Matahari merambat ke Bumi tanpa melalui zat perantara. Kalor dari panas matahari tidak dapat berpindah secara konduksi dan konveksi. Radiasi merupakan perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara.

Berada di dekat api unggun, maka panas akan berpindah tanpa zat perantara. Memakai baju hitam di siang hari akan terasa panas karena warna hitam menyerap panas. Memakai baju hitam di malam hari akan terasa dingin karena baju hitam akan menyerap panas tubuh.

Berdasarkan pemahamanmu terhadap bacaan di atas, jawablah pertanyaan berikut ini! 1. Apakah yang dimaksud dengan perpindahan panas secara radiasi? 2. Apakah perbedaan utama perpindahan panas secara radiasi dengan perpindahan panas secara konveksi?

3. Apakah perbedaan utama perpindahan panas secara radiasi dengan perpindahan panas secara konduksi? 4. Jelaskan paling sedikit tiga contoh perpindahan panas secara radiasi yang kamu ketahui! 1. Proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara

2. Perbedaannya adalah jika perpindahan panas secara radiasi tidak memerlukan zat perantara, namun sebaliknya jika perpindahan panas secara konveksi memerlukan zat perantara. 3. Perbedaannya adalah panas secara radiasi tidak memerlukan zat perantara, sedangkan panas secara konduksi memerlukan zat perantara berupa benda logam. 4. Tiga contoh perpindahan panas secara radiasi, yakni panas dari api kompor, panas matahari, dan panas api unggun.

Jelaskanlah diagram yang kamu buat dengan menjelaskan hubungan setiap pokok pikiran yang kamu temukan di dalam bacaan tersebut di dalam kelompok kecil! Bandingkanlah hasil pekerjaan temanmu yang lain. Lakukanlah diskusi ketika ada pertanyaan di dalam kelompokmu. Lalu tuliskanlah pemahamanmu tentang isi bacaan dalam tulisan satu paragraf. Gunakan kalimat lengkap dan kata kata baku.

Kalor dari matahari merambat ke bumi tanpa melalui zat perantara. Kemudian proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara dinamakan radiasi. Contoh peristiwa radiasi adalah ketika dekat api unggun panas dari api unggun akan berpindah secara radiasi. Selain itu, warna hitam merupakan penyerap kalor radiasi paling baik. Lakukanlah kegiatan berikut bersama dengan kelompokmu untuk membuktikan cara perpindahan panas secara radiasi. Persiapkanlah alat dan bahan yang diperlukan dan ikutilah langkah percobannya. Jangan lupa menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan kegiatan ini! Alat dan Bahan:

1. satu batang lilin 2. korek api 3. penggaris Cara Kerja: 1. Nyalakan lilin dengan menggunakan korek api yang telah disiapkan. 2. Dekatkan tanganmu ke nyala api pada jarak 2 cm, gunakan penggaris untuk mengukur jarak (hati hati jangan sampai menyentuh api). Apa yang kamu rasakan dan catatlah! 3. Pindahkan tanganmu pada jarak 4 cm dari nyala api. Apa yang kamu rasakan? Catatlah! 4. Pindahkan tanganmu pada jarak 8 cm dari nyala api. Apa yang kamu rasakan? Catatlah!

1. Apa yang kamu rasakan ketika kamu mendekatkan tangan ke nyala api pada jarak 2 cm? 2. Apa yang kamu rasakan ketika kamu mendekatkan tangan ke nyala api pada jarak 4 cm? 3. Apa yang kamu rasakan ketika kamu mendekatkan tangan ke nyala api pada jarak 8 cm?

4. Bagaimana panas dari nyala api bisa kamu rasakan? Apakah nama perpindahan panas yang terjadi pada percobaan di atas? 6. Sebutkan 3 contoh perpindahan panas lain secara radiasi yang terjadi di sekitar kita!

1. Agak panas 2. Agak hangat 3. Hangatnya tidak begitu terasa

4. Panas dari nyala api bisa dirasakan karena radiasi 5. Perpindahan panas secara Radiasi 6. Tiga contoh perpindahan panas lain secara radiasi adalah api dari kompor, api dari lilin, api unggun, dan sinar matahari

Alor dapat merambat, berpindah ke obyek atau tempat lain tanpa menggunakan zat perantara. Perpindahan kalor tersebut dinamakan dengan perpindahan kalor secara radiasi. Semakin jauh jarak dari sumber kalor, maka efek atau akibat dari kalor tersebut semakin sedikit. Masih ingatkah kamu dengan beberapa macam pola lantai yang digunakan penari pada beberapa tari daerah? Pelajari kembali contoh pola lantai tersebut. Cobalah untuk membedakan pola lantai tersebut berdasarkan jenis tari tunggal atau berkelompak dan ukuran tarian. Apakah ditarikan dalam kelompok kecil atau kolosal yang melibatkan lebih banyak orang?

Lakukanlah kegiatan berikut ini bersama dengan teman sekelompok yang terdiri atas 3 – 4 orang. 1. Pilihlah sebuah tari daerahmu yang paling kamu tahu. 2. Pelajari pola lantai yang digunakan pada tari tersebut. Apakah semua pola lantai yang kamu ketahui ada pada tari tersebut?

3. Perhatikanlah kembali gerakan gerakan tari pada pola lantai tertentu. 4. Ubahlah pola lantai pada beberapa gerakan tari dengan pola lantai yang mungkin belum ada sebelumnya. Kamu juga dapat mengubah urutan pola lantai pada tari tersebut. 5. Cobalah pola lantai yang telah kamu ubah pada tari tersebut. Perhatikan apakah pola tersebut sesuai dengan yang kamu inginkan atau sesuai dengan rencana awalmu. Jika pola lantai tersebut kamu anggap tidak cukup baik diterapkan pada tari tersebut, kamu dapat melakukan perubahan kembali.

6. Demikian seterusnya hingga kamu dapat mencoba semua pola lantai yang kamu modifikasi dari tari tersebut. 7. Tunjukkan pola lantai yang telah kamu kembangkan pada tari daerah pilihanmu di depan kelas. Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak. Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *